Leave a comment

Sakit Karena Uang

Wellington, Banyak uang bikin sakit, kurang uang bikin sakit dan sering pegang uang pun bikin sakit. Uang bisa menyelesaikan masalah tapi juga sumber masalah termasuk sumber ratusan ribu kuman.

Uang tidak hanya menjadi alat transaksi jual beli, tapi juga bisa menjadi alat penyebar kuman yang dapat menimbulkan penyakit.

Seperti dialami mantan teller sebuah bank di New Zealand yang jatuh sakit setelah menangani sejumlah besar catatan perbankan yang mengharuskannya memegang uang dari dalam lemari besi.

“Uang adalah barang paling kotor yang tidak bisa dibayangkan oleh siapapun,” ujar Stephanie Connel (52 tahun), seperti dikutip dari stuff.co.nz.

Connell menderita ruam, depresi dan kelelahan di tubuhnya serta beberapa gejala lain yang timbul, meskipun dirinya sudah berhenti dari pekerjaan tersebut 18 bulan lalu.

Dirinya menempati posisi sebagai teller sejak bulan Maret 2007, setelah sebelumnya bekerja sebagai teller Westpac selama hampir 10 tahun.

“Banyak orang yang tidak menyadari bahwa uang adalah suatu barang yang sangat kotor, seseorang bisa menyerap apa saja yang terdapat di uang melalui tangan. Sejak Juli 2008, saya mulai mengalami kecemasan, kesulitan bernapas dan adanya zat kimia atau logam di mulut saya,” ungkapnya.

Gejala yang timbul akan hilang saat malam hari, tapi akan muncul kembali saat memasuki tempat kerja. Kondisi ini membuatnya harus beristirahat selama beberapa minggu hingga akhirnya dirujuk ke psikiater.

Dokter Ted Pearson mengungkapkan bahwa gejala-gejala dan kerusakan yang diderita oleh Connell merupakan akibat langsung dari paparan debu dan asap selama menangani uang, bukan dari kegiatan pekerjaan lain atau lingkungan.

Hal ini bisa menjadi masalah karena banyak orang yang lupa untuk mencuci tangannya dari waktu ke waktu, terutama setelah memegang uang. Padahal cuci tangan adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran kuman, termasuk segala macam kuman yang terdapat di uang.

Jenis kuman yang terdapat di uang adalah kuman penyebab infeksi seperti Staphylococcus yang menimbulkan radang tenggorokan dan radang paru-paru.

Orang yang sudah tua atau sedang sakit dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun, harus berhati-hati dalam menggunakan uang. Karena orang-orang ini lebih rentan terkena infeksi oleh kuman apapun.

Selain itu uang koin juga bisa menjadi alat penyebar kuman, tapi jumlahnya tidak sebanyak uang kertas. Uang kertas merupakan cara terbaik bagi kuman untuk berpindah (transfer) dari satu orang ke orang lain. Uang merupakan barang yang sangat kotor dan dipenuhi oleh berbagai jenis bakteri serta serangga mikroskopis.

Kuman Staphylococcus aureus hidup di kulit dan hidung seseorang. Selain itu ada juga bakteri yang dapat mengganggu pencernan dan hidup di usus seperti Escherichia coli dan Klebsiella enterobacter. Koloni bakteri ini bisa ringan atau sedang.

Dr Darlington dari the Health Commissioner of New York menemukan sekitar 135.000 bakteri ada pada uang, terutama uang kertas.

Usahakan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan, setiap kali habis memegang uang.

Sumber : detikhealth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: