Leave a comment

Kulit Sehat Dengan Relaksasi

KULIT merupakan organ tubuh yang paling luas. Ia bertugas melapisi dan berfungsi melindungi seluruh tubuh dari serangan bakteri, membantu mengatur suhu tubuh dan menjaga bagian dalam tubuh agar tetap pada tempatnya. Mengingat begitu besarnya fungsi kulit, tentunya sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Bagaimana  caranya? Selain menerapkan diet alami ramah kulit, Anda juga perlu menerapkan pola hidup sehat. Berikut beberapa tip yang bisa menjadi panduan Anda.

Relaksasi

Relaksasi sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit karena berfungsi menstimulasi sistem saraf yang berkaitan dengan pencernaan. Jika sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik maka akan terjadi penurunan penyerapan vitamin dan nutrisi-nutrisi dari makanan yang sangat diperlukan untuk memperbaiki dan mempertahankan kesehatan kulit. Hal ini akan memicu kulit kering dan terkelupas serta gangguan kulit lainnya seperti eksem.

Bagaimana cara melakukan relaksasi? Anda bisa melakukan relaksasi dan meningkatkan asupan oksigen dengan melakukan langkah sederhana berikut (ada baiknya menyediakan sebuah cermin):

Duduklah di atas kursi atau berbaring terlentang dengan merilekskan bahu. Tarik nafas dalam-dalam secara perlahan. Ulangi sebanyak 3 kali dan ajaklah diri Anda untuk relaks setiap kali menarik nafas. Pertahankan agar dada tetap terangkat.

Selanjutnya, tarik nafas dalam secara perlahan kemudian buka mulut Anda lebar-lebar saat menghembuskan nafas. Kemudian pegang cermin, buka mulut Anda lebar-lebar dan tarik nafas sambil merilekskan lidah ke bawah. Begitu Anda bisa menguasai teknik ini, cobalah melakukannya dengan mulut tertutup dan bernafaslah melalui hidung.

Kurangi asupan makanan

Melatonin merupakan hormon yang dilepaskan saat Anda tidur. Hormon ini mengandung efek antioksidan yang bisa membantu mencegah kerusakan DNA, dengan begitu turut menjaga kesehatan kulit. Kemampuan tubuh dalam memproduksi melatonin akan menurun seiring dengan usia.
Saat tubuh kekurangan melatonin, Anda akan mulai mengalami kesulitan tidur. Akan tetapi, menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology And Metabolism, kadar melatonin bisa dimanipulasi dengan diet.

Selama 12 tahun masa studi yang dilakukan pada monyet-monyet peneliti menemukan, pembatasan asupan kalori tidak hanya meningkatkan produksi melatonin tetapi juga mengurangi lemak tubuh, menurunkan kadar glukosa dan menunda serta mengurangi berbagai gangguan berhubungan dengan penuaan dan risiko beberapa jenis kanker.

Apakah harus menghitung jumlah kalori? Tentu tidak, para peneliti menganjurkan untuk mengisi setengah dari piring Anda dengan salad atau sayuran, dan setengahnya lagi dengan karbohidrat dan protein. Pilihlah karbohidrat yang melepaskan energi secara perlahan seperti roti wholegrain, beras merah dan pasta wholemeal.

Kurangi snack dan pilihlah snack sehat seperti almond atau apel. Tetapi jangan membiarkan diri Anda kelaparan. Diet ketat buruk untuk kulit, jadi ada baiknya membatasi dalam jumlah sedang.

Tidur cukup

Selama tidur, tubuh akan melepaskan serangkaian hormon yang secara signifikan berfungsi mengontrol fungsi tubuh. Salah satu hormon terpenting adalah melatonin. Produksi melatonin akan berkurang di area yang terang dan meningkat di area yang gelap. Karena itu, ada baiknya tidur dalam suasana gelap.

Selain itu, usahakan memulai hari dengan benar. Bangunlah pada jam yang sama setiap hari (meskipun saat Anda tidur telat) dan pastikan mendapatkan paparan sinar matahari pagi (sebelum jam 10) selama 10 menit. Cara ini akan membantu menata kembali jam alami tubuh serta meningkatkan asupan vitamin D. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih segar saat bangun.

Di samping itu, konsumsi makanan yang membantu tidur nyenyak (makanan yang mengandung tryptophan). Tryptophan merupakan asam amino yang digunakan tubuh untuk membuat serotonin dan melatonin, hormon yang mengundang tidur.

Makanan yang kaya tryptophan seperti susu, keju dan yogurt murni. Akan tetapi, karena diet untuk kulit sehat menganjurkan bebas susu, Anda bisa mendapatkan tryptophan dari makanan lain seperti makanan laut, kalkun, wholegrain, beras merah, kedelai, telur, biji bunga matahari dan kacang polong.

Sumber : mediaindonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: