Leave a comment

7 Tempat Yang Penuh Bakteri di Mall

Akhir pekan menjadi agenda wajib bagi sebagian besar orang untuk menyambangi mal, baik untuk berbelanja, rekreasi, makan di restoran, maupun berkumpul dengan teman. Namun jika Anda sedang sakit ataupun merasa kurang fit, maka sebaiknya hindari dulu tempat ini karena merupakan salah satu tempat yang bisa menularkan kuman.

“Di mana pun orang berkumpul, di sanalah terkumpul bakteri dan virus. Mal merupakan contohnya, apalagi kalau ada beberapa pengunjung yang sakit,” kata Philip Tierno, PhD, Direktur Mikrobiologi Klinis New York University Langone Medical Center.

Para pakar mikrobiologi membuat daftar tempat-tempat yang paling banyak dihuni bakteri di mal. Inilah dia:

1. Bak cuci tangan

Tempat paling kotor di area restroom dan juga seluruh mal ternyata adalah bak cuci tangan. Bakteri, termasuk E-coli, kerap menempel di tempat ini. “Area ini sangat lembab sehingga bakteri bisa bertahan lama di sini,” kata Tierno.

Kendati begitu bukan berarti Anda jadi takut mencuci tangan. Yang penting selalu bersihkan tangan dengan air dan sabun selama 20 detik. Selain itu bawalah cairan pencuci tangan antibakteri dalam tas Anda untuk berjaga-jaga jika tidak tersedia sabun.

2. Meja “food court”

Meski tidak menjamin kebersihannya, selalu pilih meja yang bersih. Hindari memungut kembali makanan yang sudah jatuh di meja.

3. Pegangan eskalator

Dalam penelitian yang pernah dilakukan di sebuah mal di Amerika, ditemukan bakteri E-coli, cairan urine, lendir, feses, bahkan percikan darah di pegangan eskalator. “Kami juga pernah menemukan flora saluran napas di pegangan eskalator. Jika kita tidak mencuci tangan setelah menyentuhnya, maka kita jadi mudah kena flu dan batuk,” kata Tieno.

4. Permukaan ATM

Setelah menguji 38 ATM di salah satu pusat kota di China, para peneliti menemukan setiap tombol di permukaan ATM mengandung sedikitnya 1.200 bakteri, termasuk bakteri penyebab flu.

5. Toko mainan

Toko mainan juga mengandung banyak bakteri karena anak-anak memang kerap memegang, menjilat, atau menyentuh mainan ke wajahnya.

6. Ruang ganti

Meski hanya ruangan kosong, tempat ini tak bebas dari bakteri. “Setelah orang mencoba pakaian, sel kulit dan pernapasan bisa berakumulasi di dalam. Sel-sel mati ini bisa jadi makanan kuman,” katanya. Untuk mencegah penularan kuman, hindari mencoba pakaian yang menyentuh area genital atau luka terbuka.

7. Sampel kosmetik

Studi pada tahun 2005 menemukan bahwa 67 persen counter kosmetik terkontaminasi bakteri. Hal ini terjadi ketika seseorang yang tidak mencuci tangan setelah dari toilet lalu menyentuh berbagai produk kosmetik untuk dicoba.

Sumber : kompashealth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: